RSS

Perempuan Saudi Mulai Bisnis Komputer Minggu, 17 Januari 2010 06:36 E-mail Cetak PDF

17 Jan

Seperti halnya perdebatan yang begitu hangat di dalam Kerajaan Saudi Arabia atas langkah dan sikap perempuan menuntut untuk berkarier, seorang wanita muda dan ibunya telah mengambil inisiatif untuk memulai bisnis mereka sendiri, dengan bantuan pemerintah.

Razan adalah salah satu wanita muda Saudi yang berani mengambil sikap untuk berkarier, dia adalah seorang teknisi computer yang dapat  mengoperasikan perangkat lunak serta memperbaiki komputer  di tokonya, yang di bantu oleh ibunya, dia merupakan satu-satunya wanita di pasar eksklusif di ibukota Onaiza Al-Qasim. Razan membuka toko merupakan inisiatif yang diluncurkan oleh Departemen Pendidikan Wanita Al-qasim untuk membantu perempuan Saudi memulai karier komputer mereka sendiri.

Ibu Razan membantu dalam pemasaran perangkat lunak komputer baru dan ponsel gadget.

Tempat kerja para wanita karier di daerah-daerah baru terpisah dari laki-laki,” kata Haifa Al-Salim, kepala Karir Initiative Program, yang meyakinkan keluarga dari pemisahan dengan pekerja laki-laki.

Inisiatif ini telah dianut oleh keluarga-keluarga yang telah mengirim anak perempuan mereka untuk memulai bekerja sebagai teknisi komputer, katanya. “Departemen Pendidikan telah merencanakan proyek dengan cermat untuk memastikan keberhasilannya. Ada beberapa masalah yang tiba-tiba muncul, tapi mereka dapat menyelesaikannya.

Rencana masa depan akan membantu perempuan untuk memulai bisnis berbasis home industri di mana mereka bisa memperbaiki komputer di rumah dan membuat mereka dikirim ke konsumen, katanya.

Isu perempuan di tempat kerja, dan hak-hak perempuan pada umumnya, telah memicu perdebatan sengit di dalam Kerajaan. Hak asasi manusia dan aktivis perempuan telah menyerukan lapangan kerja harus disediakan bagi perempuan.

Mereka telah mengeluh tentang  laki-laki, sebagian besar menyepelekan, masih mempekerjakan perempuan di toko-toko pakaian, menyebabkan banyak wanita malu untuk pelanggan. Pekerjaan ini dapat disediakan untuk perempuan Saudi, tuturnya.
Aktivis juga ingin wanita memiliki pekerjaan di industry secara sah diatur oleh undang-undang. Saat ini wanita diperbolehkan untuk mempelajari kursus hukum, tetapi belum mampu menjadi pengacara atau hakim.

Aktivis juga berpendapat bahwa perempuan berhak mendapatkan status hukum yang sama dengan laki-laki, dan mereka juga ingin wanita diizinkan untuk mengemudi.

http://www.sabili.co.id/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Januari 2010 in Dunia Islam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: