RSS

Saudi Terima 300 Ribu Permintaan Blokir Situs Per Tahun

17 Jan

Dammam, tahun 2009 pemerintahan Kerajaan Arab Saudi menerima 300.000 permintaan penutupan website. Setiap hari, tak kurang Komisi Informasi dan Teknologi Kerajaan Arab Saudi menerima permintaan untuk blocking website sebanyak 700 sampai 1000 permintaan. Sebagian besar, sebanyak 93% situs yang diminta untuk diblokir adalah situs pornografi atau yang mengandung unsur pornografi yang sangat berkembang di dunia maya.

Sultan al Malik, Public Relations dan Manajer Hubungan Internasional di Komisi Informasi dan Teknologi Kerajaan Arab Saudi menyatakan bahwa ada sekitar 200 permintaan per hari untuk unblock website. Artinya, untuk setiap empat permintaan penutupan wesite, hanya ada satu permintaan pembukaan website yang diterimanya. Selebihnya, memang benar-benar website bercontent pornografi yang memang banyak dibuka di wilayah Arab Saudi.Al Malik menegaskan, mayoritas website yang diblokir memang adalah website pornografi. Sisanya sekitar 5% dari website yang ditutup adalah website-website yang membantu dan berkolaborasi dengan situs porno. Sedikit lagi yang tersisa adalah website-website yang tidak sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Komisi Informasi dan Teknologi Kerajaan Arab Saudi mengatakan salah satu tujuan dilakukannya blokir adalah untuk melindungi pengguna internet, keamanan nasional dan menjaga nilai-nilai agama.

Komisi Informasi dan Teknologi Kerajaan Arab Saudi juga melarang semua website yang beraroma perjudian. Komisi Informasi dan Teknologi Kerajaan Arab Saudi menetapkan 50 kategori untuk website yang bisa ditutup atau diblokir. Situs yang bertentangan dengan iman kita dan tradisi, termasuk pornografi, obat-obatan terlarang dan situs-situs perjudian.”

As for the second category, al Malik stated that it includes “a local list prepared by the CITC. Adapun kategori kedua, al Malik menyatakan bahwa hal itu termasuk “daftar lokal disiapkan oleh CITC. The majority of sites on this list are mainly received from internet users via online forms available on the following site: internet.gov.sa” Sebagian besar situs dalam daftar ini terutama diterima dari pengguna internet melalui formulir online yang tersedia di situs berikut: internet.gov.sa ”

However, despite the efforts exerted by the CITC in countering sites that are harmful to religion and morality, some Saudis have attempted to break “the proxy” to gain access to blocked sites by using foreign programs and websites. Namun, walaupun upaya yang diberikan oleh CITC dalam memerangi situs yang berbahaya bagi agama dan moralitas, beberapa Saudi telah berusaha untuk memecahkan “proxy” untuk mendapatkan akses ke situs yang diblokir dengan menggunakan program asing dan website. Meanwhile, a considerable number of internet users in Saudi Arabia have criticized the absence of set standards for the policy of blocking websites, particularly when cultural, intellectual or discussion forums are being blocked, as some of them do not contain any content that contradicts Saudi values and morals. Sementara itu, sejumlah besar pengguna internet di Arab Saudi telah mengkritik tidak adanya standar untuk menetapkan kebijakan untuk memblokir situs-situs, terutama ketika budaya, intelektual atau forum diskusi sedang diblokir, karena sebagian dari mereka tidak mengandung konten yang bertentangan dengan nilai-nilai Saudi dan moral.

Pengguna internet di Arab Saudi semakin bertambah setiap tahunnya. Pada tahun 2008, pengguna internet di negara ini meningkat sebanyak 36% dibandingkan dengan tahun 2007. Wilayah di provinsi Timur, memiliki angka pengguna tertinggi di Arab Saudi, diikuti Riyadh dan daerah-daerah lainnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Januari 2010 in Dunia Islam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: