RSS

Setelah Darat, Mesir Bangun Tembok Baja di Laut

18 Jan

Seolah tak cukup dengan tembok perbatasan, Mesir akan membangun tembol baja di laut yang cukup menjadikan Gaza sebagai kerangkeng

Hidayatullah.com--Sumber-sumber terpercaya mengkonfirmasikan upaya Mesir membuat tembok baja di kedalaman 10 meter Laut Mediterania di perbatasan laut negara ini dan Jalur Gaza.

Sebagaimana dilansir Kantor Berita Mehr mengutip surat kabar ad-Dustour, pemerintah Kairo tengah merencanakan membangun tembok baja sepanjang 250 meter di tepi pantai Rafah di kedalaman 10 meter Laut Mediterania. Berdasarkan laporan ini, pemerintah Mesir dalam beberapa waktu terakhir tengah memindahkan beton-beton besar ke tepi pantai daerah Rafah untuk mempersiapkan perapatan blokade Jalur Gaza.

Sebagian sumber-sumber keamanan Mesir mengakui kebenaran berita ini dan menilainya sebagai hak pemerintah Mesir. Sementara itu, sebagian sumber menyinggung berlanjutnya perampungan pembangunan tembok baja di perbatasan Mesir dengan Rafah, menyebutkan pula soal kunjungan delegasi keamanan Amerika ke daerah-daerah perbatasan guna menyaksikan perkembangan terbaru pembangunan tembok baja itu.

Mesir akan membangun pelabuhan untuk kapal-kapal patroli di perbatasan laut Gaza-nya, meningkatkan lagi pertahanannya terhadap yang diduga penyelundupan senjata oleh Palestina, demikian beberapa sumber keamanan, Kamis (14/1) kemarin.

Salah satu sumber mengatakan pelabuhan di Rafah, kota yang mengangkangi Jalur Gaza dan Mesir itu akan 10 meter dalamnya dan 25 meter panjangnya. Mesir telah membangun tembok bawah tanah untuk menghentikan penyelundupan melalui terowongan di wilayah itu.

Pelabuhan baru itu akan meningkatkan kerja kapal patroli Mesir di perbatasan lautnya dengan Gaza dan mencegah upaya penyelundupan melalui laut, ujar sumber keamanan lainnya pada Reuters.

Sumber pertama mengatakan pelabuhan itu untuk memastikan kapal-kapal pencari ikan Palestina, yang mereka duga melakukan operasi penyelundupan, tidak mendekati pantai Mesir atau pantai Israel.

Pengepungan

Israel dan Mesir mempertahankan blokade terhadap Gaza, yang diperintah oleh pemenang pemilu yang sah, pejuang Hamas. Israel menguasai ruang angkasa, akses laut dan sebagian besar tempat masuk ke daerah kantung pesisir itu. Sementara Mesir menguasai perbatasan Rafah.

Pejabat Hamas Sami Abu Zuhri mengecam kerja pembangunan Mesir itu sebagai rencana jelas untuk memperketat blokade dan pengepungan terhadap Gaza.

Mesir juga membangun lagi menara pengawasan di sepanjang perbatasan dengan Gaza untuk meningkatkan pengawasan laut, kata beberapa sumber keamanan.

Pada Kamis, tiga personil militer dari kedutaan besar AS di Kairo telah mengunjungi Rafah untuk mengikuti dari dekat pembangunan tembok itu, kata sumber keamanan di Rafah, yang menambahkan bahwa kunjungan tersebut dilakukan setiap bulan. [irb/ant/www.hidayatullah.com]

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Januari 2010 in Dunia Islam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: