RSS

Mesir Larang Warganya Jadi PRT di Arab Saudi

19 Jan

Menteri Tenaga Kerja Mesir mengeluarkan larangan bagi warganya yang akan bekerja di Arab Saudi sebagai pembantu rumah tangga (PRT). Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Tenaga KErja Mesir Aisha Abdel Hadi setelah bertemu dengan Abdul Wahid Al Humaid, Arab Saudi Wakil Menteri Tenaga Kerja, untuk membahas beberapa isu-isu bersama antara Riyadh dan Kairo.

Setelah pertemuan, Aisha berkata, “Kami membahas beberapa isu-isu yang berhubungan dengan tenaga kerja dan mereka semua berada dalam proses untuk diselesaikan, ada perbedaan argument kecil di berbagai bidang melibatkan hubungan kerja.”

Pekerja Mesir di Arab Saudi kurang lebih sekitar satu juta pekerja. Dan ini adalah komunitas pekerja asing terbesar keempat di Arab Saudi setelah Pakistan, Indonesia dan Filipina. Menteri Tenaga Kerja Mesir menyangkal bahwa ada sengketa antara para pejabat Mesir dan Saudi.

“Kami masih bernegosiasi, dan kita tidak merasa asing bekerja di Arab Saudi,” ujar Aisha. Meski demikian, keputusannya ditegaskan bahwa warga negara Mesir dilarang bekerja sebagai PRT di Arab Saudi.

Aisha Abdel Hadi memang menyatakan bahwa ada keluhan dari warga negaranya yang menjadi pekerja di Arab Saudi, tapi dirinya tidak mau merinci. “Kami tidak akan mengirim wanita sebagai PRT karena alasan keprihatinan sosial dan budaya,” tegasnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Januari 2010 in Dunia Islam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: